Hai, kembali lagi dengan tulisan
– tulisan curhat di blog ini. Ya, meskipun ku akui bahwa di tahun 2019 kemarin
nggak terlalu rajin buat nulis. Hehe. Tapi, selain nulis di blog, aku juga
mulai belajar nulis di wattpad sih. Belajar buat nulis fiksi. Di tahun 2020
ini, aku akan tetapi nulis dan nulis. Baik di blogspot ini, wattpad atau
instagram. Setidaknya, banyak manfaat yang bisa dirasakan dari nulis sendiri.
Salah satunya untuk mengurangi pikiran – pikiran yang sering banget bikin beban
di kepala. Ada yang sama?
Tahun 2019.
Nggak terasa sudah terlewat.
Sanggat cepat, kurasa.
Tahun 2019, hampir sama dengan
tahun – tahun sebelumnya. Diawal tahun semangat membuat list perubahan –
perubahan yang akan dilakukan selama setahun. Tapi nyatanya di akhir lupa.
Haha. Iya kan? Benar banget kalau misalnya kita ini manusia yang mudah lupa.
Maka sebab itu, di 2020 ini aku nggak terlalu muluk – muluk untuk merubah ini
itu. Karena masih ada resolusi – resolusi tahun lalu yang belum bisa diubah. Tapi
sadar diri juga, kalau misalnya HARUS BANGET ada beberapa hal yang harus
diubah. Salah satunya jiwa magerku sih, maka dari itu harus sibuk produktif.
Tahu kan bedanya sok sibuk dengan sibuk produktif? Kalau sok sibuk itu artinya
kita melakukan banyak hal, mencoba banyak hal, tapi ujung – ujungnya nggak tahu
apa yang mau dicapai. Sedangkan untuk sibuk produktif, artinya kita tahu arah
tujuan yang ingin dicapai dan tetap dijalan yang tepat untuk meraihnya. Oke,
sip. Salah satu cara yang bisa dilakukan agar bisa sibuk produktif adalah dengan membuat target - target yang ingin diraih setiap bulannya. Target kecil, istilahnya begitu. Hal ini akan menuntunmu untuk meraih target besar yang akan diraih di akhir tahun 2020 nanti.
Tahun 2019, banyak hal yang
terjadi.
Dari dulu aku yakin, target dan
mimpi kita akan terwujud. Walaupun waktunya tidak pasti kapan. Bisa jadi dalam
waktu dekat ataupun harus nunggu beberapa tahun kemudian. Setidaknya pasti ada
kesempatan. Dan salah satu kesempatan di tahun kemarin yang bisa dibilang nggak
disangka – sangka adalah naik pesawat ke Lombok. Buat diriku sebagai orang
biasa begini pasti butuh waktu lama untuk bisa pergi ke luar jawa, salah
satunya biaya buat kesana tidak sedikit sehingga harus banget buat nabung. Maka
dari itu, ketika ada kesempatan untuk bisa berangkat kesana dengan biaya yang
bisa dibilang minim, aku sangat – sangat bersyukur. Apalagi disana nggak
sekedar jalan – jalan tapi juga dapat ilmu baru dan kenalan orang – orang baru
yang luar biasa. Semoga di 2020 nanti ada diberi kesempatan – kesempatan yang
lain. Semoga kamu pun juga.
Tahun 2019, Banyak hal yang
dirasa.
Hakikatnya, manusia memiliki
banyak rasa di dalam dirinya. Termasuk rasa sedih. Bisa dikatakan, 2019 kemarin
adalah tahun patah hati buatku. Alasannya? Ada deh. Patah hati berhari – hari,
hingga akhinya hanya berdiam diri di kamar. Alay? Lebay? Pasti. Namanya juga
sedang patah hati. Akan tetapi, walaupun sedang patah setidaknya ada orang –
orang disekitar yang membantu untuk menyembuhkan. Bahwa dengan patah hati
setidaknya kita akan lebih hati – hati. Selain itu kita akan tahu perasaan itu
akan segera berlalu begitu saja. Entah karena menemukan orang baru atau bisa
jadi karena waktu.
2019
Terima kasih telah memberikan banyak warna kepada hidup ini. Membuatku semakin banyak belajar banyak hal, termasuk belajar untuk bisa mencintai diri sendiri serta memberikan kesempatan padaku untuk semakin tahu akan arti hidup yang hakiki.
