"Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga diantara manusia, para sahabat bertanya, "Siapakah mereka ya Rosulullah?", Rasul menjawab, "Para ahli Al - Quran. Merekalah keluarga Allah dan hamba pilihanNya"
(HR Ahmad)
Mahasiswa masih bisa menghafal Quran? D E M I
A P A?
Eh, santai, santai. Menghafal Quran itu nggak
ada kekhususan buat siapapun, karena Al – Quran diturunkan oleh untuk manusia
sebagai petunjuk kehidupan dan peneduh jiwa. Subhanallah. Tapi kan, mahasiswa
sibuk banget? Lalu kalo sibuk, apa nggak ada waktu untuk menghafal Quran? Kalau
mau berbuat baik jangan setengah – setengah, deh. YAKIN!
Pengalaman ini berdasarkan pengalaman pribadi
di salah satu pondok Tahfidz Quran di Jawa Timur. Nah, dari pondok inilah
akhirnya aku bertemu dengan manusia – manusia keren. Mereka keren bukan karena
beken di sosial media, suka ngevlog sana sini, pamer kekayaan ataupun
sebagainya. Mereka keren BANGET karena ditengah sibuknya kampus masih tetap
bisa menghafal Quran. Walaupun ada beberapa santri yang keadaannya kurang.
Yaps, kurang baik dari segi ekonomi ataupun orang tuanya yang sudah meninggal.
Sedih? Iya. Tapi dengan keadaan mereka yang seperti itu mereka tetap bisa untuk
menghafal Quran. Demi apa? Demi cita – cita agar bisa menjadi keluarga Allah di
surga. Aamiin.
Mereka adalah cahaya di kegelapan dunia,
mereka adalah mutiara ditengah – tengah kotornya jaman, mereka adalah harapan
masa depan, mereka adalah calon mujahid – mujahidah yang akan memimpin
perjuangan islam. Indah.
Mahasiswa bisa mengahafal Quran? BISA!
Nah, semoga beberapa tips dibawah ini bisa
membantu teman – teman semua
1. Niat
Selalu menjaga niat untuk menghafal Quran.
Artinya menghafal Quran karena Allah, bukan karena ingin tenar, ingin dapat
jodoh penghafal Quran, pingin dielu – elu masyarakat atau niat niat yang kurang
lurus lainnya. Hindari niat yang kurang benar karena menghafal Quran itu susah
– susah mudah. Butuh perjuangan yang
panjang dan pentingnya niat ini adalah disaat susah melanda dan ada keinginan
untuk berhenti, coba ingat lagi niat diawal.
2. Waktu
maksimal
Dari 24 jam sehari, pasti ada waktu dimana
pikiran masih segar bukan? Biasanya di waktu sepertiga malam, setelah sholat,
ataupun ketika senggang. Nah, manfaatkan waktu – waktu ini untuk menghafal.
Perlu dicatat juga, misal dalam waktu 15 menit bisa menghafal tiga ayat, ya
berarti harus fokus untuk Quran. Silent atau power off handphone, sembunyikan
sementara tugas – tugas kuliah, hindari hangout diwaktu – waktu maksimal. FOKUS
FOKUS FOKUS!
3. Target
Penting banget untuk membuat target. Target
harian, bulanan, atau tahunan. Misal sehari minimal tiga ayat, sebulan dapat
tiga halaman, setahun lima lembar. Dari target inilah, kamu bisa konsisten
untuk tetap menghafal.
4. Gabung dalam
lingkaran
Maksudnya adalah lingkaran para penghafal
Quran, hal ini bisa menambah semangat kamu untuk mengahafal Quran. Ajak
mahasiswa – mahasiswa yang memiliki impian sama untuk menjadi keluarga Allah.
Ketika gabung dalam lingkaran para huffadz inilah ada keuntungan yang lainnya,
yaitu saling mengingatkan ketika rasa malas datang. Buat kamu yang masih
bingung untuk gabung dilingkaran mana, bisa daftar ke bit.ly/HafalQuranYUK dan
ajak juga kawan – kawan kamu (khusus akhwat ya).
Dan yang terakhir, yang paling harus diingat
adalah menghafal Quran tidak ada kata BERHENTI. Karena ayat – ayat Al – Quran
itu mudah sekali hilang, mudah sekali lepas. Oleh sebab itu penting untuk
selalu memurojaah atau mengulang ayat yang sudah dihafal. Sampai kapan? Sampai
maut itu datang.
Semoga Al – Quran bisa menjadi syafaat
diakhirat nanti. Aamiin.