“Ik, dari dulu aku kok ngga pernah merasa cantik ya. Apalagi
wajah ku penuh sama jerawat kayak gini. Aku sering banget merasa minder,
apalagi kalau lihat di explore instagram” ujar salah satu teman.
Jika ada yang curhat atau sekedar cerita tentang hal itu,
sejujurnya aku bingung untuk menanggapinya. Karena aku pun sendiri masih ada
masalah terhadap fisik yang bisa jadi tanpa sadar membuatku sering merasa
minder, merasa kurang, merasa tidak ada yang istimewa pada diri, terutama jika
melihat manusia – manusia disekililing. Di media sosial saja banyak yang
berlomba- lomba untuk menjadi lebih cantik, lebih seksi, lebih mulus dan tak
lupa memamerkan berbagai koleksi barang yang harganya pun kadang bisa membuatku
geleng – geleng kepala. Hal ini bisa menjadikan kesehatan mental pada diri kita
(dan aku pribadi) menjadi terganggu.
Pernahkah kita merasakan stres, cemas, khawatir, takut dan
lainnya ketika sedang bersalancar di sosial media? Selain itu perasaan iri
dengki, tidak berarti, sedih berkepanjangan, pernahkah menghampirimu ketika
melihat berbagai jenis akun sosmed milik orang lain?
Jujur saja, aku pernah. Bahkan bisa dibilang sering.
Maka ada beberapa cara yang aku pribadi lakukan untuk
mengurangi perasaan tidak nyaman tersebut. Pertama, berhenti menjadi seorang
pengikut. Stop being follower. Terutama akun – akun yang akan membuatmu
merasa kurang, insecure dan sebagainya. Sebenarnya mereka pun tidak
sempurna, hanya saja mereka menciptakan ‘identitas’ yang ingin mereka tunjukkan
kepada khalayak umum. Berhenti untuk membandingkan, karena kamu dan mereka sama saja. Memiliki kelebihan dan kekurangan.
Cara yang kedua adalah senyapkan notifikasi. Mulai awal
tahun 2020 ini, ada beberapa hal yang akhirnya aku sendiri memutuskan untuk
mensenyapkan postingan dan status instagram, begitu pula status di whatsapp. Memang
bisa jadi kita tidak mengetahui kabar terkini dari orang – orang disekitar.
akan tetapi, itu bisa jadi salah satu cara terbaik terutama menjaga hati dan
perasaanmu ‘aman’.
Selanjutnya, kurangi stalker sana sini. Semakin kamu banyak
menghabiskan waktu untuk kepo dengan seseorang, maka akan semakin banyak waktu
terbuang. Apalagi akun yang dikepoin adalah orang – orang yang bisa membuatmu
tidak percaya diri, minder dan sebagainya.
Yups. Tiga cara diatas adalah hasil dari pengalamanku pribadi. Aku sempat merasakan semua perasaan tidak nyaman akibat sosial media dan bisa jadi hal itu juga terjadi dengan kalian. Media sosial memang penting di jaman sekarang ini, tetapi menjaga perasaan kalian agar tetap ‘aman' itu lebih penting.
