Senin, 17 Februari 2020

3 Cara Agar Hatimu Aman


“Ik, dari dulu aku kok ngga pernah merasa cantik ya. Apalagi wajah ku penuh sama jerawat kayak gini. Aku sering banget merasa minder, apalagi kalau lihat di explore instagram” ujar salah satu teman.

Jika ada yang curhat atau sekedar cerita tentang hal itu, sejujurnya aku bingung untuk menanggapinya. Karena aku pun sendiri masih ada masalah terhadap fisik yang bisa jadi tanpa sadar membuatku sering merasa minder, merasa kurang, merasa tidak ada yang istimewa pada diri, terutama jika melihat manusia – manusia disekililing. Di media sosial saja banyak yang berlomba- lomba untuk menjadi lebih cantik, lebih seksi, lebih mulus dan tak lupa memamerkan berbagai koleksi barang yang harganya pun kadang bisa membuatku geleng – geleng kepala. Hal ini bisa menjadikan kesehatan mental pada diri kita (dan aku pribadi) menjadi terganggu.

Pernahkah kita merasakan stres, cemas, khawatir, takut dan lainnya ketika sedang bersalancar di sosial media? Selain itu perasaan iri dengki, tidak berarti, sedih berkepanjangan, pernahkah menghampirimu ketika melihat berbagai jenis akun sosmed milik orang lain?

Jujur saja, aku pernah. Bahkan bisa dibilang sering.

Maka ada beberapa cara yang aku pribadi lakukan untuk mengurangi perasaan tidak nyaman tersebut. Pertama, berhenti menjadi seorang pengikut. Stop being follower. Terutama akun – akun yang akan membuatmu merasa kurang, insecure dan sebagainya. Sebenarnya mereka pun tidak sempurna, hanya saja mereka menciptakan ‘identitas’ yang ingin mereka tunjukkan kepada khalayak umum. Berhenti untuk membandingkan, karena kamu dan mereka sama saja. Memiliki kelebihan dan kekurangan.

Cara yang kedua adalah senyapkan notifikasi. Mulai awal tahun 2020 ini, ada beberapa hal yang akhirnya aku sendiri memutuskan untuk mensenyapkan postingan dan status instagram, begitu pula status di whatsapp. Memang bisa jadi kita tidak mengetahui kabar terkini dari orang – orang disekitar. akan tetapi, itu bisa jadi salah satu cara terbaik terutama menjaga hati dan perasaanmu ‘aman’.

Selanjutnya, kurangi stalker sana sini. Semakin kamu banyak menghabiskan waktu untuk kepo dengan seseorang, maka akan semakin banyak waktu terbuang. Apalagi akun yang dikepoin adalah orang – orang yang bisa membuatmu tidak percaya diri, minder dan sebagainya. 

Yups. Tiga cara diatas adalah hasil dari pengalamanku pribadi. Aku sempat merasakan semua perasaan tidak nyaman akibat sosial media dan bisa jadi hal itu juga terjadi dengan kalian. Media sosial memang penting di jaman sekarang ini, tetapi menjaga perasaan kalian agar tetap ‘aman' itu lebih penting.