Untuk semua perempuan,
Yang memeluk dirinya dengan luka.
Seringkali habis masa,
Untuk bertahan terhadapnya.
Bagaimana jika,
Kita maafkan satu persatu,
Luka yang semakin
menganga.
Agar tak semakin dalam,
Luka – luka yang tertanam.
Ku tahu,
Itu sangat berat.
Atau bahkan tidak mungkin?
Jangan.
Jangan menjadi jiwa – jiwa yang keras.
Maafkanlah luka – luka.
Mari peluk ia,
Bersama – sama.
Agar tak hanya dirimu saja yang memeluk luka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar