Rabu, 10 Januari 2018

Kenangan Bersama Hujan

“Orang bilang, satu persen dari hujan adalah air, lalu sisanya kenangan.” Seorang perempuan muda bergumam.

“Lucu” sahut salah satu pria yang tak jauh darinya

“Kok malah lucu, Mas?” tanyanya penasaran.

“Orang yang berkata seperti itu terlalu sok bilang ada kenangan dengan hujan.”

Perempuan itu semakin tak paham.

“Orang yang mengatakan seperti itu kemungkinan dia sok – sokan punya kenangan dengan hujan. Padahal kenangan dia dengan hujan belum tentu indah. Kalau kenangan lupa bawa mantel nunggu hujan reda, seperti kita ini memangnya menyenangkan?”

“Hahaha, benar juga kamu, Mas” dia tertawa mendengar kelakar pria itu.

Terdiam. Bingung memulai percakapan.

“Mas, sudah punya pacar?”

“Tidak.”

“Mengapa, Mas?”

“Karena saya punya kenangan yang buruk bersamanya, di waktu hujan”

“Apa yang terjadi?”

“Dia meninggal ketika pulang dari puncak akibat jalanan licin”

Perempuan itu menghela nafas. Merasa kasihan.

“Tapi, aku tidak pernah membenci hujan”

“Oh, ya?”

“Karena hujan, aku bisa bertemu dengan orang – orang baru.”

“Mas senang bertemu dan berbincang denganku?”

“Tentu”

Pria itu tersenyum. Tampan.

“Berarti benar bukan, jika hujan satu persen air sisanya adalah kenangan.”

“Ya, bisa jadi. Karena hujan, kenanganku bertambah satu hari ini. Bertemu dengan wanita cantik sepertimu”

Yang dipuji malu, pipi merah bersemu. 

1 komentar: