Assalamualaikum, semua pembaca blog yang setia.
Blog ini hampir tidak ada konten di Bulan Juni ini *hiks.
Tapi karena ai disini lagi pingin mengutarakan sesuatu yang sedang hits akhir –
akhir ini. Tau nggak apa?
Jawab dong para netijen yang pintaaar, ntar ai kasih hadiah
deh.
Eh,
Boong ding.
HAHAHA.
Ai ingin curhat nih, tentang kelakuan “Anak Akhir Jaman”.
Kenapa disebut seperti itu? Iya, karena sekarang banyak tanda – tanda akhir
jaman yang sudah terjadi. Banyak sekali Ustadz yang sudah mengingatkan tentang ini.
Lalu bagaimana kabar amal kita? Lebih banyak kebaikan kah? Atau jutru
sebaliknya?
Anak akhir jaman atau anak jaman sekarang makin kreatif
untuk berkreasi, tapi mungkin karena kelebihan micin akhirnya banyak yang
berkreasi tanpa faedah. Ai disini tidak akan menyebutkan siapa orangnya ataupun
asalnya, karena bagi Ai itu adalah suatu aib yang harus dijaga. Jadi, akhir –
akhir ini sering banget muncul suatu akun yang trending banget di Instagram. Sering banget jadi bahan bicaraan
(atau lebih tepatnya gunjingan? *entahlah).
Sebenarnya Ai juga nggak ngefollow akun ini, tapi sering banget muncul
di explore. Sebagai netijen yang budiman, KEPO juga dong dan akhirnya ngestalk.
Kesan pertama, followers dia sudah mencapai ratusan ribu dan lebih anehnya lagi
Ai tidak melihat postingan dia yang “bagus untuk dilihat”. Komentar – kometar
jahat yang dilontarkan kepada dia pun lebih banyak. Sedikit sekali yang
mendukung dia atau memberi komentar yang baik. Tapi dia terlihat bahagia (?)
Setiap orang pasti punya idola bukan? Dan pasti ingin sekali
foto dengan idolanya, nah si pemilik akun ini dengan penuh kreativitas mengedit
foto dia dengan salah satu idolanya yang barangkali menurut dia tanpa melakukan
hal itu dia tidak bisa foto langsung dengan sang idola. Ya mungkin seperti itu.
Tapi, yang jadi masalah adalah ini adalah kehidupan sosial
media, kehidupan yang bebas. Kamu bebas berkreasi tapi juga harus tahu aturan.
Jika bisa memposting suatu hal yang baik kenapa harus memposting suatu yang
tidak berguna yang justru menimbulkan banyak hujatan?
Ingat, jika kamu melakukan sesuatu sementara lebih banyak
orang yang menghujat daripada yang mendukung itu berarti ada “Something Wrong”
padamu. Intropeksi diri agar lebih baik.
Pun ini berlaku untuk para netijen untuk selalu berpikir sebelum
mengetik komentar.
Iya, tahu anak akhir jaman pasti ingin sekali tenar,
dikenal banyak orang. Tapi caranya bukan
dengan cara yang murahan. Masih banyak cara – cara baik agar bisa dikenal
dengan banyak orang atau bahkan bisa menginspirasi banyak orang.
Mari kita intropeksi, agar menjadi pribadi yang
lebih baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar