Jumat, 29 Juni 2018

Anak Akhir Jaman

Assalamualaikum, semua pembaca blog yang setia.

Blog ini hampir tidak ada konten di Bulan Juni ini *hiks. Tapi karena ai disini lagi pingin mengutarakan sesuatu yang sedang hits akhir – akhir ini. Tau nggak apa?
Jawab dong para netijen yang pintaaar, ntar ai kasih hadiah deh.

Eh,

Boong ding.

HAHAHA.

Ai ingin curhat nih, tentang kelakuan “Anak Akhir Jaman”. Kenapa disebut seperti itu? Iya, karena sekarang banyak tanda – tanda akhir jaman yang sudah terjadi. Banyak sekali Ustadz yang sudah mengingatkan tentang ini. Lalu bagaimana kabar amal kita? Lebih banyak kebaikan kah? Atau jutru sebaliknya?

Anak akhir jaman atau anak jaman sekarang makin kreatif untuk berkreasi, tapi mungkin karena kelebihan micin akhirnya banyak yang berkreasi tanpa faedah. Ai disini tidak akan menyebutkan siapa orangnya ataupun asalnya, karena bagi Ai itu adalah suatu aib yang harus dijaga. Jadi, akhir – akhir ini sering banget muncul suatu akun yang trending banget di Instagram. Sering banget jadi bahan bicaraan (atau lebih tepatnya gunjingan? *entahlah).  Sebenarnya Ai juga nggak ngefollow akun ini, tapi sering banget muncul di explore. Sebagai netijen yang budiman, KEPO juga dong dan akhirnya ngestalk. Kesan pertama, followers dia sudah mencapai ratusan ribu dan lebih anehnya lagi Ai tidak melihat postingan dia yang “bagus untuk dilihat”. Komentar – kometar jahat yang dilontarkan kepada dia pun lebih banyak. Sedikit sekali yang mendukung dia atau memberi komentar yang baik. Tapi dia terlihat bahagia (?)

Setiap orang pasti punya idola bukan? Dan pasti ingin sekali foto dengan idolanya, nah si pemilik akun ini dengan penuh kreativitas mengedit foto dia dengan salah satu idolanya yang barangkali menurut dia tanpa melakukan hal itu dia tidak bisa foto langsung dengan sang idola. Ya mungkin seperti itu.

Tapi, yang jadi masalah adalah ini adalah kehidupan sosial media, kehidupan yang bebas. Kamu bebas berkreasi tapi juga harus tahu aturan. Jika bisa memposting suatu hal yang baik kenapa harus memposting suatu yang tidak berguna yang justru menimbulkan banyak hujatan?

Ingat, jika kamu melakukan sesuatu sementara lebih banyak orang yang menghujat daripada yang mendukung itu berarti ada “Something Wrong” padamu. Intropeksi diri agar lebih baik.  Pun ini berlaku untuk para netijen untuk selalu berpikir sebelum mengetik komentar.

Iya, tahu anak akhir jaman pasti ingin sekali tenar, dikenal  banyak orang. Tapi caranya bukan dengan cara yang murahan. Masih banyak cara – cara baik agar bisa dikenal dengan banyak orang atau bahkan bisa menginspirasi banyak orang.

Mari kita intropeksi, agar menjadi pribadi yang lebih baik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar