Kamis, 31 Mei 2018

Fase Kehidupan Manusia di Usia 20 tahun : “Menikah”



Akhir bulan mei hampir berlalu tanpa konten jika aku nggak menulis tentang hal ini. Sudah setengah bulan berpuasa apa kabarmu kawan – kawan?

Masih semangat kah ibadahnya?

Masih bertahankah puasanya?

Masih baikkah kabar hatinya?

Hahaha, bulan ramadhan nih, sudah nggak jaman apa buat baper – baperan. Tapi, kalau udah selesai bulan ramadhannya nggak apa – apa di lanjut bapernya. Baper ditanya sama saudara – saudara kapan nikah (paling sering, nih) atau baper dengan arti bawa perubahan. Ya silahkan pilih sendiri lah.

SEBENTAR LAGI!

YAP, SEBENTAR LAGI!


"Sebentar lagi milad lho, apa nggak ada yang mau kirim paket kado ke rumah?"

Usiaku bertambah, menjadi kepala dua. Bukan, bukan berarti kepala (dalam arti yang sesungguhnya) bertambah menjadi dua kepala. Itu hanya istilah saja, ya seperti itu.

Di usia kepala dua sama istimewanya seperti tiga tahun lalu ketika aku masih berusia tujuhbelas. Hal – hal ajaib yang terjadi selama ini membuatku menjadi seseorang yang seperti “Ini” di usia 20. Tapi masih banyak hal – hal yang belum terjadi padaku, menikah misalnya? Itu adalah salah satu fase kehidupan manusia yang nantinya akan aku alami dan bisa jadi dalam waktu dekat. Who Knows?

Ah, kalau hanya memikirkan tentang pernikahan rasanya masih terlalu sempit. Bukan karena aku kontra dengan menikah muda, justru beberapa waktu yang lalu aku ingin segera menikah. Tapi, apa daya sepertinya memang masih belum dapat ijin dari Tuhan.

Oleh sebab itu di usia 20 ini, aku ingin mencoba dan belajar banyak hal. Mencoba sesuatu yang belum pernah dicoba di serpihan masa lalu. Backpacker ke luar negeri misalnya? Kan, belum pernah dicoba tuh. Atau diving di laut – lautnya Indonesia yang indah. Atau bisa membangun jaringan bisnis hingga keluar negeri.

Semoga.

Mimpi bukan sekedar mimpi jika berusaha untuk mewujudkannya. Mewujudkan mimpi tidak hanya berdiam diri di kamar, tapi juga bergerak keluar, bergabung dan bertemu dengan orang – orang baru. Makin kesini, aku makin sadar. Bahwa teman – teman yang ku miliki saat ini masihlah sangat dikit. Banyak orang – orang baik diluar sana. Banyak orang – orang yang menginspirasi di luar sana.

"Berusahalah,Ik! Di usiamu yang ke 20 ini mulailah belajar lebih banyak hal! Jangan pernah takut mencoba apapun! Karena jika tidak, kau akan menyesal nantinya. Sekalipun kamu tidak mendapat dukungan dari orang lain, tetaplah semangat karena yang paling penting adalah energi semangat pada diri, pada jiwamu, pada hatimu. Jangan pernah lelah hingga tujuanmu tercapai. Semangat, disiplin dan bekerja keraslah. Jangan lupa lakukan ibadah dengan sebaik – baiknya untuk energi dalam ruhmu."

((Pesan Didalam Dinding Kamar))






Tidak ada komentar:

Posting Komentar