Senin, 09 Juli 2018

Terinspirasi Karena K - POP


Halo, sudah masuk Bulan Juli di tahun 2018 nih. Tak terasa ya, setengah tahun sudah berjalan. Target  target dari awal tahun apa saja yang sudah tercapai nih? Jika belum ada,tetap berusaha ya, bae.

Kali ini Ai mau bahas tentang K – Pop, nih. Pasti banyak yang sudah tahu apa itu K – Pop. SM entertainment, YG entertainment atau JYP entertainment pasti sudah tidak asing lagi untuk penggemar K – Pop. Nama fans boyband atau girlband bermacam – macam namanya. Dari yang EXO – L, Army sampai Wannable.  Dari Once sampai Buddy.

Mungkin kedengerannya aneh kali ya, tiba – tiba Ai tahu yang beginian. HAHAHA. Sebenarnya sudah lama banget Ai suka sama yang namanya Korea begini. Dulu yang masih jamannya drama korea Princess Hours (udah luama banget ini dan baru – baru ini diadaptasi ke drama Thailand ) lanjut drama City Hunter, hingga WYWS. Nah ayo, sudah nonton drama korea yang mana aja, nih? HAHAHA. Dari drama – drama itu pasti ada soundtracknya kan, nah ada di beberapa drakor yang soundracknya bagus (menurutku) dan biasanya langsung browsing di Google, download dan didengarkan berkali – kali.

Siapa yang sama kayak Ai? Ancung tangaaaaan!!!

Kagum dan terinspirasi dalam dunia hiburan Korea. Dari drama korea hingga K – Popnya. Kenapa? Karena perjuangan mereka untuk bisa membesarkan nama tidak mudah, perlu banyak pengorbanan. Dari masa trainee hingga debut mereka melaluinya nggak hanya satu dua tahun, perlu digembleng  oleh tim entertainment hingga benar – benar bisa terkenal.
   
Dari sana Ai belajar, bahwa untuk mencapai sesuatu yang besar tidak mudah. Boyband EXO memiliki fans hingga belahan dunia tentu kerjaannya nggak hanya tenang – tenang saja, pasti mereka manggung di banyak konser, mengenalkan boyband mereka, dan masih banyak hal  yang dilakukan. Capek? Pasti. Karena bisa jadi waktu istirahat mereka juga berkurang. Karena toh mereka terkenal bukan karena sekedar tampang tampan, mereka memang benar – benar berbakat.

Begitulah, kalau ingin terkenal, memiliki nama yang besar. Bukan dengan cara yang murahan. Jual rasa malu, harga diri ataupun sekedar main aplikasi. Tapi terkenalah karena memang kamu pantas dikenal. Karena kalau hanya modal yang begitu – begitu aja, yakin! Yakin! Terkenalmu nggak bakalan lama. HAHAHA. Bagai angin lalu yang berhembus. Gampang banget tenggelam dan tergantikan oleh yang benar – benar berbakat. Atau bakatmu memang yang selalu bikin kontroversi, ya itu sih beda lagi ya.

Jadi, tidak ada alasan untuk membenci K – Pop, guys. Tapi kan, banyak banget yang bilang kalau K – Pop adalah sebuah kesia – siaan belaka, Ik! Tidak, buktinya aku bisa terinspirasi dari kerja keras mereka. Nah, kan. Yang tidak baik itu terlalu ngefans banget sampai segala hal, kehidupan mereka itu ditiru. Itu yang tidak baik, sayang. Terlalu berlebihan itu tidak baik, bukan? Karena itu,  Ai sendiri sebenarnya hanya seorang penikmat film, lagu dan wajah dari para Oppa.




Bonus foto dari Wongjoo Oppa nih ^^v

2 komentar: