Q : "Halo, kakak. Kita kembali lagi. Akhirnya ketemu setelah
beberapa bulan nggak ngobrol bareng."
A : "Iya, ya. Udah berapa bulan sih?"
Q : "Sejak bulan Agustus, kayaknya."
A : "Oh iya, ya. Semenjak kamu berangkat kuliah"
Q : "Iya. Gimana kabar, kak? Gimana kabar dengan dia?"
A : "Baik. dia? Dia siapa emang? Haha"
Q : "Dia yang nun jauh disana"
A : "Hmm..."
Q : "Gimana? Gimana? Kapan mau nyusul nikah?"
A : "Belum, masih lama"
Q : "Jangan lama – lama dong, kak."
A : "Nunggu selesai kuliah."
Q : "Terus? Dia nunggu kakak lulus kuliah, gitu?"
A : "kata dia, iya. Tapi aku pernah bilang ke dia"
Q : "Bilang apa memangnya, kak?"
A : "Kita punya rencana masing – masing, aku punya rencana,
kamu punya rencana. Tapi dibalik itu semua ada yang Maha Memutuskan."
Q : "Terus?"
A : "Nggak ada. Ya jalani saja dulu yang ada sekarang. Karena kita memang nggak tahu kan takdir apa yang sudah dituliskanNya"
Q : "Semoga didekatkan atau dipisahkan dan diberi pilihan
yang terbaik dariNya"
A : "Aamiin. Semoga"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar